WASPADA DEMAM BERDARAH (DBD)
📰 BERITA

WASPADA DEMAM BERDARAH (DBD)

01 August 2026

# Waspada Bahaya Demam Berdarah Dengue (DBD): Kenali Gejala dan Lakukan Pencegahan Sejak Dini

**Demam Berdarah Dengue (DBD)** masih menjadi salah satu ancaman kesehatan masyarakat di Indonesia. Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk *Aedes aegypti*. DBD dapat menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius apabila tidak ditangani dengan cepat.

## Kenali Gejala DBD

Gejala DBD umumnya muncul 4–10 hari setelah seseorang terinfeksi virus dengue. Beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain:

* Demam tinggi mendadak hingga 39–40°C.
* Sakit kepala hebat.
* Nyeri di belakang mata.
* Nyeri otot dan sendi.
* Mual dan muntah.
* Muncul ruam atau bintik kemerahan pada kulit.
* Tubuh terasa lemas.

Pada kondisi yang lebih berat, penderita dapat mengalami nyeri perut hebat, muntah terus-menerus, perdarahan pada gusi atau hidung, muntah darah atau BAB berwarna hitam, hingga sesak napas. Gejala-gejala tersebut merupakan tanda bahaya yang memerlukan penanganan medis segera.

## Mengapa DBD Berbahaya?

DBD dapat menyebabkan penurunan trombosit, kebocoran plasma darah, syok, hingga kegagalan organ apabila terlambat ditangani. Oleh karena itu, deteksi dini dan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan sangat penting, terutama jika demam tinggi berlangsung selama beberapa hari disertai gejala khas DBD. Penanganan yang cepat dapat menurunkan risiko komplikasi dan kematian.

## Langkah Pencegahan

Pencegahan DBD dapat dilakukan melalui pemberantasan sarang nyamuk dan perlindungan diri dari gigitan nyamuk, antara lain:

* Menguras tempat penampungan air secara rutin.
* Menutup rapat tempat penyimpanan air.
* Mendaur ulang atau menyingkirkan barang bekas yang dapat menampung air hujan.
* Membersihkan lingkungan secara berkala.
* Menggunakan obat anti nyamuk atau lotion penolak nyamuk.
* Memakai pakaian yang menutupi tubuh saat beraktivitas di area yang banyak nyamuk.
* Memasang kawat kasa pada ventilasi dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

## Kapan Harus ke Fasilitas Kesehatan?

Segera periksakan diri ke puskesmas, klinik, atau rumah sakit apabila mengalami:

* Demam tinggi lebih dari dua hari.
* Demam disertai nyeri hebat, mual, atau ruam.
* Terdapat tanda perdarahan seperti mimisan, gusi berdarah, atau bintik merah pada kulit.
* Kondisi tubuh semakin lemas atau kesadaran menurun.

Jangan menunggu hingga kondisi memburuk. Pemeriksaan dan penanganan sedini mungkin dapat meningkatkan peluang kesembuhan.

## Mari Bersama Cegah DBD

Pencegahan Demam Berdarah Dengue merupakan tanggung jawab bersama. Dengan menjaga kebersihan lingkungan, menerapkan gerakan **3M Plus**, dan segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala DBD, kita dapat melindungi diri, keluarga, dan masyarakat dari ancaman penyakit ini.

**Ingat! Cegah nyamuk berkembang biak, lindungi keluarga dari Demam Berdarah Dengue.**